RANGKUMAN MODUL 1-6 ALGORITMA & PEMROGRAMAN
RANGKUMAN
ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN
MODUL 1-6
Disusun oleh :
Nama : Ananda Firly Amelia
NIM : 221080200136
Kelompok : 8
MODUL 1
dalam modul ini mahasiswa diharapkan untuk dapat mempelajari akan cara menggunakan flowchart sebuah program dari awal sampai akhir kemudian mahasiswa juga diharapkan untuk dapat menginstall python di komputer masing2 untuk mempelajari pemrograman lebih lanjut.
Pada pokok bahasan ini berisi penjelasan disertai contoh mengenai konsep Flowchart, Flowchart atau bagian alur adalah diagram yang menampilkan langkah-langkah dan keputusan untuk melakukan proses dari suatu program. Setiap langkah digambarkan dalam bentuk diagram dan dihubungkan dengan suatu garis atau arah panah. Fungsi utama dari flowchart adalah memberi gambaran jalannya sebuah program dari satu proses ke proses lainnya. Sehingga alur program menjadi lebih mudah dipahami oleh semua orang.
Flowchart sendiri terdiri dari 5 jenis, masing-masing jenis memiliki karakteristik dalam penggunaannya. Berikut adalah jenis-jenisnya:
· Flowchart Document
Pertama ada flowchart dokumen (document flowchart) atau bisa juga disebut dengan paperwork flowchart. Flowchart Document berfungsi untuk menelusuri alur form satu bagian yang lain termasuk bagaimana laporan diproses, dicatat, dan disimpan.
· Flowchart Program
Selanjutnya kita akan membahas flowchart program. Flowchart ini menggunakan secara rinci prosedur dari proses program. Flowchart program terdiri dari dua macam, antara lain: flowchart logika program (Program Logic Flowchart) dan flowchart program computer terinci (Detailed Computer Program Flowchart).
· Flowchart Proses
Flowchart proses adalah cara penggambaran rekayasa industrial dengan cara merinci dan menganalisis langkah-langkah selanjutnya dalam prosedur atau sistem.
· Flowchart Sistem
Flowchart sistem menampilkan tahapan atau proses kerja yang sedang berlangsung di dalam sistem secara menyeluruh. Selain itu flowchart sistem juga menguraikan urutan dari setiap prosedur yang ada di dalam sistem.
· Flowchart Skematik
Flowchart ini menampilkan alur prosedur suatu sistem, hampir sama
dengan flowchart system. Namun ada perbedaan dalam menggunakan simbol-simbol dalam menggambarkan alur.
selain itu para mahasiswa juga diajarkan untuk cara menginstal python
Di modul kali ini mahasiswa diajarkan tentang Modul aritmatika pemrograman
Definisi Tipe Data
Data types atau tipe data adalah sebuah pengklasifikasian data berdasarkan jenis data tersebut. Tipe data dibutuhkan agar compiler dan Interpreter agar dapat mengetahui bagaimana sebuah data akan digunakan. Untuk mengembangkan sebuah program, ada beberapa tipe data yang harus dipelajari. Di pembahasan kali ini, kita menggunakan Bahasa pemrograman Python. Python memiliki tipe data di antaranya adalah String, Integer, Float dan Boolean.
Variable :
· String
Tipe data ini digunakan untuk menyimpan data user berupa text atau karakter. Tipe data String ditandai dengan adanya tanda petik dua (“ “) atau tanda petik satu (‘ ‘).
· Integer
Tipe data ini digunakan untuk menyimpan data user berupa angka bilangan bulat (0, 1, 2, 3, dst).
· Float
Tipe data ini digunakan untuk menyimpan data user berupa angka decimal seperti (0.1, 4.7, dst).
· Boolean
Tipe data ini digunakan untuk menyimpan data user berupa nilai True atau False, penggunaan data ini sangat dibutuhkan ketika kita mendeklarasikan menggunakan pengkondisian. Penggunaan tipe data Boolean dalam Python diawali dengan huruf besar.
Operator:
- Operator Aritmatika
Operator Aritmatika adalah oprator matematika yang terdiri dari operator penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), pembagian (/), modulus atau sisa bagi (%), pangkat (**) dan pembagian bulat (//).
- Logika
Operator logika pada python adalah operasi logika matematika untuk melakukan operasi komputasi dari data boolean, yang terdiri dari True dan False, True bernilai benar dan False bernilai salah.
- Pembandingan
Operator perbandingan digunakan untuk membandingkan satu ekspresi dengan lainnya. Operasi perbandingan akan menghasilkan nilai boolean True atau False
- Penugasan
Dalam bahasa python, operator penugasan menggunakan tanda sama dengan. Pembacaan operasi assignment dilakukan dari kanan ke kiri, bukan dari kiri ke kanan seperti yang ada di dalam matematika.
Pernyataan If
Pernyataan berkondisi digunakan untuk membuat alur program agar menjadi lebih efektif dan relevan terhadap permasalahan yang ada. Dalam Bahasa Python pernyataan berkondisi if yang digunakan untuk memberikan beberapa alternative pilihan seperti bilangan, golongan, dan pangkat jabatan, jenis kelamin dan lain sebagainya.
Struktur kondisi if dapat digunakan dalam bentuk sebagai berikut:
if(kondisi):
Pernyataan 1
Pernyataan If…Else
Struktur kondisi if..else dapat digunakan dalam bentuk sebagai berikut:
if (kondisi):
pernyataan1
pernyataan2
….
pernyataanKe-n
else:
pernyataan
Pernyataan pada blok if akan dijalankan jika kondisi Bernilai BENAR, tetapi jika bernilai SALAH maka pernyataan pada blok else akan dijalankan.
Pernyataan If…Elif…Else
Pernyataan if..elif..else digunakan untuk menguji lebih dari dua kondisi. Apabila kondisi pada if benar, maka pernyataan di dalamnya yang dieksekusi. Apabila salah, maka masuk ke pengujian kondis ielif. Terakhir apa bila tidak ada if atau elif yang benar, maka akan menjalankan blok else.
Struktur kondisi if..elif..else if dapat digunakan dalam beberapa bentuk sebagai berikut:
if (kondisi):
pernyataan 1
elif (kondisi2)
pernyataan 2
else:
pernyataan x
MODUL 4
Terdapat dua jenis perualangan dalam bahasa pemrograman python, yaitu perulangan dengan for dan while.
Perulangan for disebut counted loop (perulangan yang terhitung), sementara perulangan while disebut uncounted loop (perulangan yang tak terhitung). Perbedaannya adalah perulangan for biasanya digunakan untuk mengulangi kode yang sudah diketahui banyak perulangannya. Sementara while untuk perulangan yang memiliki syarat dan tidak tentu berapa banyak perulangannya.
MODUL 5
List
Data pada list bersifat tersusun, index dari list dimulai dari 0, jika ada data tambahan maka data tersebut akan disimpan ke urutan paling akhir. List dibuat menggunakan tanda kurung siku. Data pada list dapat berisi nilai duplikat dan dapat dirubah, itu berarti kita bisa menambahkan data, mengubah kata, dan menghapus data. List bisa berisi dengan tipe data yang berbeda-beda.
Tuple
Data pada tuple bersifat tersusun, indexnya dimulai dari 0, adn datanya tidak bisa diubah. Tuple dibuat dengan menggunakan tanda kurung biasa. Tuple bisa berisi dengan tipi data yang berbeda-beda dan bisa bisa berisi data yang duplikat.
Set
Data pada set bersif, tat tidak tersusun, tidak memiliki index, tidak bisa menyimpan data yang duplikat, dan datanya tidak bisa diubah. Set dibuat dengan menggunakan tanda kurung kurawal. Set dapat menyimpan tipe data yang berbeda
Dictionary
Dictionary digunakan untuk menyimpan data dengan format perpasangan {key : value}. Sifat tersusun, dapat diubah, dan tidak dapat menyimpan data yang duplikat. Dictionary dibuat dengan tanda kurung kurawal serta memiliki pasangan key : value. Dictionary bisa memuat berbagai macam tipe data.
MODUL 6
Function
Fungsi pada python adalah kumpulan perintah atau baris kode yang dikelompokkan menjadi satu kesatuan untuk kemudian bisa dipanggil atau digunakan berkali-kali. Sebuah fungsi bisa menerima parameter, bisa mengembalikan suatu nilai, dan bisa dipanggil berkali-kali secara independen. Dengan fungsi kita bisa memecah program besar yang kita tulis, menjadi bagian-bagian kecil dengan tugasnya masing-masing.
Fungsi dipakai untuk mengumpulkan beberapa perintah yang sering dipakai dalam sebuah program. Dengan memakai fungsi, program yang dibuat menjadi lebih terstruktur. Lebih mudah diikuti oleh orang lain yang membaca program dibuat, Paling penting adalah mempersingkat waktu yang diperlukan untuk mengembangkan suatu perangkat lunak. Karena perangkat lunak yang dibuat, bisa jadi memakai komponen-komponen yang sama.
Seperti layaknya sebuah bahasa pemrograman, Python juga memberikan fasilitas pembuatan fungsi yang sangat bagus. Konsep fungsi dalam Python sama dengan bahasa pemrograman C/C-. Python menganggap fungsi dan prosedur adalah sesuatu yang sama, dalam artian cara mendeklarasikan fungsi dan prosedur adalah sama. Hanya bedanya, kalau fungsi mengembalikan suatu nilai setelah proses sedangkan prosedur tidak.
Struktur Function
Di dalam python, sintaks pembuatan fungsi terlihat seperti berikut:
· Sebuah fungsi diawali dengan statemen def kemudian diikuti oleh sebuah nama fungsi nya. Pernyataan def dipakai untuk mendeklarasikan fungsi.
· Sebuah fungsi dapat memiliki daftar argumen (parameter) ataupun tidak.
· Tanda titik dua (: ) menandakan awal pendefinisian tubuh dari fungsi yang terdiri dari statemen-statemen
Memanggil Function
Di dalam python, sintaks memanggil fungsi sangat sederhana seperti berikut:
Dalam deklarasi fungsi, juga bisa menambahkan komentar-komentar yang memberi penjelasan mengenai fungsi yang dibuat. Secara umum memang bisa menambahkan komentar-komentar di sembarang tempat dalam program yang dibuat. Baris-baris komentar diawali dengan karakter pagar (#). Semua karakter yang mengikuti tanda ini sampai akhir baris dianggap sebagai komentar dan tidak akan mempengaruhi jalannya program. Akan tetapi terdapat satu gaya pemberian komentar dalam Python yang disebut dengan docstring. Biasanya dipakai untuk memberi penjelasan mengenai fungsi atau objek. Docstring diapit dengan tanda petik ganda, komentar jenis ini hanya boleh diberikan tepat satu baris dibawah deklarasi fungsi atau objek yang akan ditunjukkan pada pembahasan selanjutnya. Docstring sangat bermanfaat ketika kita ingin mendokumentasikan semua fungsi dan kelas yang telah kita buat. Karena ada beberapa perangkat lunak yang mampu membuat dokumentasi berdasarkan docstring yang ada dalam source code.
Function dengan Parameter dan Argumen
Sebuah fungsi juga bisa menerima parameter atau pun argumen. Ia merupakan suatu nilai/variabel yang dilemparkan ke dalam fungsi untuk diproses lebih lanjut. Parameter adalah sebutan untuk nilai inputan fungsi pada saat fungsi itu di definisikan, sedangkan argumen adalah sebutan untuk nilai inputan fungsi pada saat fungsi itu dipanggil. Tergantung kebutuhan, sebuah fungsi bisa menerima 1, 2, atau lebih dari 5 parameter atau argumen, namun bisa juga tidak memerlukan sama sekali. Sebenarnya parameter dan argumen sangat mirip dan sering dipertukarkan. Perbedaan dari keduanya hanya di posisi pembuatan saja. Parameter merujuk kepada inputan fungsi pada saat pendefinisian, sedangkan argumen merujuk ke nilai input fungsi pada saat pemanggilan
Berikut format dasar fungsi Python dengan parameter dan argumen:
Di akhir baris 1, yakni dalam tanda kurung setelah nama function, adalah tempat untuk penulisan parameter. Dalam contoh diatas, terdapat 2 buah parameter bernama paraml dan param2. Sepanjang isi function, paraml dan param2 bisa diakses sebagaimana variabel biasa. Ketika memanggil fungsi, kita harus isi kedua nilai seperti di baris 6, yakni dari perintah nama_function(argl, arg2). Disini, argl dan arg2 adalah argumen. Nilai argumen ini nantinya akan mengisi nilai parameter.



Komentar
Posting Komentar